Iklanku

Jumat, 10 Mei 2013

Kiprah Yunas Community Ingin Jadi Penggerak Pembangunan





Dengan mengedepankan visi Berkarya dan Beramal, saat ini Yunas Community terus melebarkan sayapnya demi menjalankan program sosial kemasyarakatan. Hadir dengan prinsip pertemanan dan persaudaraan, Yunas Community bertekad untuk menjadi bagian dari unsur penggerak pembangunan di Kota Bekasi.
Demikian sambutan yang disampaikan Ketua Yunas Community, Mustopa Karyana, SE, saat mengukuhkan pengurus Yunas Community Tingkat Kecamatan Pondok Melati, belum lama ini. Pengukuhan ini disaksikan langsung oleh Ketua Dewan Pembina Yunas Community, H Yusuf Nasih, S.Sos, MM, dan jajaran pengurus organisasi masyatakat (Ormas) lainnya yang ada di Pondok Melati.
Lebih lanjut, Mustopa menegaskan, Yunas Community akan terus berkiprah menggerakkan kegiatan pembangunan di tingkat lingkungan masyarakat. “Ini menjadi salah satu sasaran kami, demi menghasilkan sebuah karya yang bermanfaat nagi seluruh kalangan masyarakat Kota Bekasi,” tegasnya.
Selain itu, menurut Mustopa, Yunas Community juga aktif menggiatkan aksi sosial untuk kalangan masyarakat tidak mampu. “Sengaja kami ingin menjadi teman atau saudara bagi seluruh masyarakat Kota Bekasi. Dengan demikian, akan tumbuh rasa saling peduli dan gotongroyong untuk saling membantu di antara kita,” ungkapnya.
Dalam kesempatan yang sama, H Yusuf Nasih, S.Sos, MM, berharap agar Yunas Community dapat berkreasi secara mandiri untuk m,endukung program percepatan pembangunan di Kota Bekasi. “Komunikasi dengan pemerintah daerah juga harus jalan terus, karena Yunas Community merupakan bagian dari mitra kerja pemerintah dalam menjalankan roda pembangunan untuk meningkatkan taraf hidup masyartakat yang bermartabat,” papar Yunas, panggilan akrabnya.
Politisi senior Partai Golkar yang juga duduk sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Bekasi ini lalu menyampaikan programnya untuk membuka kesempatan lapangan pekerjaan melalui beberapa bidang usaha yang siap dijalankan Yunas Community. “Semoga ini menjadi sumbangsih bagi Yunas Community dalam rangka mengurangi angka pengangguran di Kota Bekasi,” ulasnya.
Sementara, Koordinator Yunas Community Kecamatan Pondok Melati yang baru dikukuhkan, Ale Subrata, menyampaikan upayanya menjalankan seluruh program kerja Yunas Community secara maksimal. “Tentunya kami ingin keberadaan Yunas Community memberikan arti dan dampak positif bagi perkembangan masyarakat dan lingkungan Kecamatan Pondok Melati khususnya, dan Kota Bekasi pada umumnya,” ujarnya. (Mul)

Yunas Datang, Pembangunan Musholla Makam Mbah Husein Dilanjutkan


Bekasi,Semangat warga di RT 003 RW 05 Kelurahan Bantargebang, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, untuk membangun sebuah musholla di dekat makam Mbah Husein kembali muncul. Sebelumnya, pembangunan musholla ini sempat terhenti beberapa lama, akibat minimnya anggaran pembangunan yang tersedia secara swadaya.

Permasalahan mandeknya pembangunan musholla dekat areal makam Mbah Husein ini disampaikan ketua panitia pembangunan, HM Yunus, kepada Wakil Ketua DPRD Kota Bekasi, H Yusuf Nasih, S.Sos, MM, saat meninjau lokasi, beberapa waktu lalu. Menurut HM Yunus, saat ini pembangunan musholla tersebut baru mencapai sekitar 40 persen.

Yunus kemudian menceritakan latarbelakang keinginan warga untuk mendirikan sebuah musholla yang letaknya berdekatan dengan makam Mbah Husein yang semasa hidupnya dikenal sebagai sesepuh lingkungan setempat. “Jujur saja, hampir setiap saat makam ini sering dikunjungi peziarah yang kebanyakan dari luar wilayah Bantargebang bahkan banyak juga yang dari luar Kota Bekasi,” ulasnya.
“Nah, warga kemudian bermusyawarah untuk membangun sebuah musholla, agar para peziarah tidak kesulitan mencari tempat ibadah saat sedang berziarah ke makam Mbah Husein. Dengan bermodal niat itulah akhirnya warga mulai berswadaya membangun musholla,” papar Yunus.
Namun sayangnya, menurut Yunus, pihak panitia menemui banyak kendala terkait anggaran pembangunan yang minim. “Belum juga mencapai separuh pekerjaan, karena anggaran tidak cukup, kami terpaksa menghentikan pembangunan musholla ini,” keluhnya.

Yunus berharap adanya perhatian dan dukungan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi demi melanjutkan pembangunan musholla yang terhenti beberapa lama itu. “Sekecil apa pun bantuan itu akan memberikan semangat yang besar bagi kami untuk meneruskan kembali pembangunan musholla makam Mbah Husein ini,” ujarnya.

Menanggapi keluhan tersebut, Yusuf Nasih, menyatakan keprihatinannya jika semangat warga untuk beribadah harus terhambat. Politisi senior Partai Golkar ini berjanji akan membantu secara maksimal agar pembangunan musholla makam Mbah Husein dapat dilanjutkan hingga rampung. “Insya Allah saya akan membantu, baik secara pribadi maupun melalui jalur Pemkot Bekasi. Jangan sampai niat tulus warga untuk membangun musholla menjadi terhenti cuma gara-gara kehabisan anggaran. Semoga silaturahmi kita ini memberikan kebaikan dan manfaat terhadap kegiatan pembangunan musholla makam Mbah Husein, sehingga pembangunannya terlaksana sampai selesai dan dapat digunakan sebagai sara ibadah bagi warga setempat maupun peziarah yang datang,” ujar lelaki yang akrab disapa Yunas ini. (Mul)

Senin, 06 Mei 2013

Saatnya Masyarakat Kembali Ke Norma Kehidupan


Sejak perubahan kekuasaan kepemimpinan di masa Demokrasi ini, akan tetapi belum mampu para pemimpin  yang dipilih langsung oleh masyarakat itu memberikan kesejahteraan dan amanah. Banyak kebijakan dan perbuatan para pemimpin yang tidak Amanah seperti Korupsi, sehingga menimbulkan berbagai opini publik yang miring terhadap pemerintah. hal tersebut dapat menimbulkan efek ketidak percayaan masyarakat terhadap para calon pemimpin untuk Pemilu 2014. Data sementara KPU menyebutkan 90% Caleg 2014 merupakan orang-orang yang mencaleg pada tahun 2009.

Sudah saatnya pada 2014 masyarakat kembali terhadap Norma-norma kehidupan. Kembali dalam norma Agama dalam menjalankan perintahnya dan menjauhi larangannya, Norma hukum sebagai warga negara yang patuh terhadap aturan yang berlaku di NKRI, serta Norma Adat untuk mencirikan jati diri bangsa kita yang bhineka. YNC

Yunas Mengupas Sejarah hubungan TNI dan Golkar




Bekasi, Wakil Ketua DPRD Kota Bekasi H. Yusuf Nasih S.Sos.MM melakukan silahturahmi bersama PERIP dan PEPABRI Ranting 10 Perumahan Kodam Jaya Kelurahan Mustika Jaya (Minggu, 5/5/13). Kehadiran Yunas disambut langsung oleh Bpk. Samsudin Katua Pemkabri Ranting 10 Komplek Kodam, Ibu E. Maryati Edeng Ketua Pemkabri, Bpk saifullah RW 13, Ust. Syakur Ketua PL Partai Golkar,  Tokoh masyarakat, anggota Perip dan pepabri serta Kader Yunas Community  Kecamatan Mustika Jaya.
Kehadiran Yunas disambut hangat oleh para pensiunan TNI, pada kesempatan itu dalam sambutannya Yunas menuturkan ““saya datang kesini untuk memperkenalkan serta bersilahturahmi dengan para masyarakat dan para pengurus Perip/Pepabri. Mudah-mudahan silahturahmi ini dapat memperkuat kebersamaan kita, tanpa kita saling membedakan atara satu dengan lainnya.”
Hubungan Partai Golkar dengan TNI dalam masa Order baru memang sangatlah melekat dan tidak bisa dipisahkan, dalam sejarahnya pun Golkar merupakan gerakan yang dibentuk oleh TNI untuk menghilangkan paham komunis pada masa itu sedang berkembang. Menurut Yunas “sebagai anggota dari fraksi Partai Golkar, hanya menjalankan amanat para leluhur dan tokoh Golkar yang  pertama kali didirikan pada tangga 20 Oktober 1964 yang di prakarsai oleh TNI khusunya angkatan darat. suatu saat bila besok diwilayah kodam jaya yang notabennya semua adalah tetesan TNI saya pikir sangat wajar untuk memperkuat partai Golkar ” Ujarnya.
Selain bersilahturahmi para pengurus Perip dan Pepabri memotong tumpeng sebagai tanda diterimanya kehadiran Yunas oleh masyarakat di Komplek Kodam. Dipenghujung acara Yunas memeberikan sembako terhadap anggota Perip dan Pepabri serta memberikan santunan terhadap anak Yatim.



Yunas Memberikan Sembako dan santunan


Sabtu, 04 Mei 2013

Kota Bekasi Butuh Pemimpin yang Teruji dan Berpengalaman


Meskipun banyak calon pendatang baru yang mencalonkan diri dari berbagai partai politik, tidak cukup untuk warga masyarakat Kota Bekasi untuk membuktikan kinerja nyata dalam pembangunan sarana dan prasarana, baik dalam bidang Pendidikan, insfratuktur jalan, dan pembangunan.
Kebijakan seorang pemimpin yang saat ini sukses raih Walikota Bekasi Rahmat Effendi membutuhkan dukungan penuh dari Pemimpin yang berada di Legislatif. Maka untuk mendukung kebijakan pemerintahan yang saat ini dibangun untuk menata kembali Kota Bekasi yang Cerdas, Sehat dan Ihasan. Perlu dukungan penuh dari pemimpin legislatif yang berpengalaman dan kompeten.
Yusuf Nasih yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Bekasi ingin melanjutkan perjuangan dan pembangunan untuk kepentingan masyarakat yang masih banyak sekali belum tersentuh. Ingin menyelaraskan atara kebijakan Pemerintah yang baik (good Goverment)  dengan kebijakan yang ada di legislatif. 
Saatnya Kembali terhadap Norma - norma Kehidupan
Saatnya menjalankan Norma Agama, adat istiadat dan Kepemimpinan dengan baik
Karena NORMA itu ada di Nomor Lima Partai Golkar

Rabu, 03 April 2013

Yunas Meninjau Gedung PGRI Bantar Gebang


13/03/13, Wakil Ketua DPRD Kota Bekasi meninjau gedung PGRI Kec. Bantar Gebang, kondisi bangun yang setengah jadi membuat Yunas prihatin. kedatangan beliau disambut langsung oleh Kepala UPTD Dinas Pendidikan SD dan beberapa pengurus PGRI.


Yunas bersilahturhami di masjid As-Sakinah


11/03/13, Masjid yang saat ini sedang tahap perbaikan serta pembangunan mendapat perhatian dari Wakil Ketua DPRD Kota Bekasi H. Yusuf Nasih S.Sos,.MM. Pada kesempatan itu walau cuaca hujan Yunas datang untuk bersilahturahmi dan memberikan Bantuan kepada pengurus Masjid As-sakinah Kp. Kelapa dua RT 002/08 Kelurahan Pedurenan Kecamatan Mustika Jaya